You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
rusun_marunda_jakut_dokbjcom_6.jpg
photo Doc - Beritajakarta.id

12 Unit Rusunawa Marunda Dikosongkan

Pasca penyegelan 12 unit Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Marunda, Jakarta Utara, Unit Pengelola Rusun Sewa (UPRS) langsung mengosongkan unit tersebut yang berada di Kluster A Blok Pari dan Bandeng. Pengosongan dilakukan sampai pemilik rumah tersebut mau mengurus permohonan hingga hari Senin (5/5) mendatang.

Pemilik rumah yang dikosongkan harus mengurus ke kantor terlebih dahulu

"Pemilik rumah yang dikosongkan harus mengurus ke kantor terlebih dahulu," tegas Maharyadi, Kepala Unit Pengelola Rusun Sewa (UPRS) Wilayah I, Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, Rabu (30/4).

Ia menyebut, 12 unit rusun yang dikosongkan antara lain lima Unit rusun di Blok Pari 1.10, 3.10, 4.06,4.14, dan 5.18, sementara tujuh unit rusun lainnya di Blok Bandeng 1.08, 1.09, 1.11, 2.11, 2.19, 4.01, dan 4.12.

Warga Rusun Marunda Minta Dibuat Koperasi

Maharyadi menambahkan, pihaknya akan terus membenahi masalah-masalah yang ada di Rusunawa Marunda, khususnya soal rusun yang tidak ditempati oleh pemiliknya yang sah. "Seperti dialihkan atau dikontrakan dan juga rusun-rusun yang dijual kepada pihak lain," tambahnya.

Ia juga meminta para penghuni rusunawa, khususnya di Klutser A, agar mau bekerjasama dengan pemerintah dengan tidak menjual atau menyewakan rusun kepada pihak lain. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir masalah-masalah yang ada di Rusunawa Klutser A. Terlebih Klutser A memiliki tunggakan terbesar di antara klutser lainnya.

Sementara itu, Susianti (44) pemilik rusun 4.14 yang dikosongkan mengaku kaget. Sebab, sejak penyegelan yang dilakukan dua minggu lalu, ia masih tinggal di rusunnya di lantai 4. Rusun yang ia tempati bukan merupakan rusun kosong seperti yang dikatakan petugas UPRS saat melakukan pengosongan tadi. Karena itu, ia juga bingung dengan kondisi sekarang, terlebih perabotan serta pakaian miliknya masih berada di dalam rusun yang sudah digembok tersebut.

"Semua barang saya masih di dalam. Lihat nanti saja. Hari Jumat baru akan saya urus semuanya," jelasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7655 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5395 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1595 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1428 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1303 personFakhrizal Fakhri